kuliahkomunikasi.com gudangnya ilmu komunikasi

Skip to content


Artifak-Artifak dan Paradoks dalam Media Baru

Artifak-Artifak dan Paradoks dalam Media Baru
di sarikan dari beberapa Tulisan RONALD E.RICE

Apa yang membedakan media baru dari media lama ( termasuk tatap muka) dalam bentuk hambatan dan prosesnya yang ada untuk mereka yang ingin berkomunikasi? Dan tantangan pemahaman apa yang berasosiasi dengan bentuk-bentuk tersebut?
Media baru berada pada tingkatan dimana mereka menggabungkan (1) penghitungan (yang memungkinkan pengolahan isi, seperti pencarian keterangan melalui asosiasi kata-kata atau indeks lainnya, dan penstrukturan komunikasi, seperti urutan percakapan dalam kelompok baru), (2) jaringan telekomunikasi (yang memungkinkan akses dan konekabilitas untuk membedakan dan sebaliknya menjauhkan orang dan isi lainnya), dan (3) digitasi dari isi (yang memungkinkan pemindahan melewati jaringan distribusi, responsibilitas dari isi sebagai data, dan intregitasi dan presentasi dari berbagai mode-mode seperti teks, audio dan video). Komponen tersebut mengganti kombinasi yang mungkin dari empat dimensi dasar dari sifat-sifat yang berhubungan dengan setiap media, termasuk media tatap muka dan media lama : hambatan, lingkup frekuensi, interaktifitas, dan arsitektur jaringan (Rice, 1987).
Argumen saya disini terdiri dari dua dalil primer :
1. Meski semua media adalah pada beberapa tingkat susunan sosial, banyak dari perbandingan-perbandingan tersebut melibatkan media baru secara mutlak mengarah pada pemikiran artifaktual atau ideal dari komunikasi interpersonal. Dengan ‘Artifak’ saya maksud definisi kedua dari kata dalam kamus Webster, sebuah produk karakter buatan oleh agen asing (sebagai manusia) disini ,sebuah bentuk khusus dari susunan sosial.
2. Kamu akan melakukan jauh lebih baik dengan mempelajari sifat-sifat dari media secara umum, dan paradoks yang ditingkatkan oleh media baru dan familiar, dibanding dengan mengacaukan setiap media dengan sekumpulan sifat khusus yang berbeda, dan oleh karena itu dengan kegunaan dan hasil positif atau negatif yang bergerak dalam satu arah, mengabaikan paradoks potensial. Dengan ‘mengacaukan’ maksud saya seperti digunakan dalam desain penelitian lama” tidak mengontrol untuk dua pengaruh atau lebih, sehingga setiap analisis akan menyesatkan sifat semua perbedaan pada satu pengaruh atau lainnya, daripada memisahkan pengaruh uniknya.

Artifak

Media diilhami dengan konvensi sosial, harapan, praktek, hambatan dan pengaruh lainnya dari waktu teknologis, historis, ekonomis, sosial, politik dan budaya (Rice, 1987; Rice dan Gattiker, 1999). Ini sangat luar biasa selama awal perkembangan dan difusi dari media baru, saat orang berupaya untuk menyocokan media baru kedalam konvensi lama, atau mengembangkan yang baru. Jadi, misalnya, diskusi surat elektronik masih sering dipersoalkan dengan perkembangan norma-norma untuk alamat, gaya, debat dan kerukunan.
Pelajaran ini jauh lebih sulit untuk dipelajari dan diterapkan saat kita mengarah pada media yang lebih tradisional, dimana isu-isu seperti itu khususnya diambil atau diterima dan demikian secara mendalam melekat dalam praktek harian, jika tidak terlihat. Misalnya, terdapat badan ilmu sosial yang sangat kecil (sebagai pertentangan pada teknis dan ekonomis) penelitian pada telefon. Satu alasan, saya akan berpendapat, secara luas karena benar-benar dalam tempat dalam makna sosial, perilaku dan konteks sebelum penelitian komunikasi datang sepanjang tidak ada yang luar biasa untuk dipelajari.
Saya akan memperpanjang poin ini untuk memasukkan media yang entah bagaimana tampak kurang mudah diserang oleh kritik teknologi komunikasi misalnya, buku. Menganggap pemikiran kita mengenai cara buku ditampilkan dan diterima, oleh mereka sendiri dan dalam perpusatakaan.

To Be Continued

Tunduh,,,,

Similar Posts:

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Blogplay

Posted in Media Komunikasi.

4 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

  1. hai semua…… selamat malam untuk 1 Malaysia…….
    Apa website ini!!! Nak cari perkara penting pun x dapat……
    letihnya aku………….. sangat marah ni……… x suka kalau macam ni!!! bencinya aku……. issh………… hehehe……….. maaf!!!
    opps, apa khabar kamu semua??? Baik ke apa??? hehehe!!!
    Bye 1 Malaysia…………
    Muahx1000 Tapi aku lebih suka tinggal di china dan di korea….. kerana idola aku kat sana……..
    Tapi x dapat pergi pulak kerana saya tinggal di malaysia!!!
    Pedihnya hati aku……..

  2. lily said

    thanks yaa…. infonya ckup membantuu!!!

  3. selama saya baca pembahasan ini, aku belum mengerti maksudnya artifak itu alat bukan?

  4. implikasi dari dua dalil primer tersebut. bagi kehindupan manusia dalam berkomunikasi itu apa?

Some HTML is OK

(required)

(required, but never shared)

or, reply to this post via trackback.

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes

http://kuliahkomunikasi.com supported by http://cretindo.com