<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>KuliahKomunikasi.com &#187; Komunikasi Lintas Budaya</title>
	<atom:link href="http://kuliahkomunikasi.com/category/komunikasi-lintas-budaya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kuliahkomunikasi.com</link>
	<description>Love Our Communication World!</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Aug 2010 15:06:11 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Cara Menghadapi Hambatan Dalam KLB</title>
		<link>http://kuliahkomunikasi.com/2008/06/cara-menghadapi-hambatan-dalam-klb/</link>
		<comments>http://kuliahkomunikasi.com/2008/06/cara-menghadapi-hambatan-dalam-klb/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jun 2008 02:09:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nanath</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunikasi Lintas Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[cara menghadapi hambatan dalam KLB]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kuliahkomunikasi.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Seseorang dapat dikatakan sukses sebagai manager bisnis internasional budaya, apabila ia mempunyai kemampuan untuk merefleksikan seberapa besar kesungguhannya dalam aspek di bawah ini :
1. Social Competence : Kemampuan untuk membuat jaringan sosial, pandai bergaul dan banyak temannya
2. Openness to other ways of thinking : keterbukaan untuk menerima pikiran yang berbeda dari dirinya
3. Cultural Adaptation :Kemampuan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://kuliahkomunikasi.com/2008/06/cara-menghadapi-hambatan-dalam-klb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gegar Budaya / Culture Shock</title>
		<link>http://kuliahkomunikasi.com/2008/06/gegar-budaya-culture-shock/</link>
		<comments>http://kuliahkomunikasi.com/2008/06/gegar-budaya-culture-shock/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jun 2008 02:01:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nanath</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunikasi Lintas Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Culture Shock]]></category>
		<category><![CDATA[Gegar Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kuliahkomunikasi.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Gegar budaya seperti yang sering terjadi diberbagai kota maupun dipedalaman, menunjukkan betapa pentingnya pengetahuan tentang budaya etnis, kelompok usia, kelompok agama maupun kelompok tradisi tertentu ditanah air. Dalam satu RW terjadi pertikaian  antar RT, antar gang, antar pendukung sekte keagamaan bahkan antar pendukung partai. Ironis memang, namun itulah naluri dasar manusia yang paling primitif [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://kuliahkomunikasi.com/2008/06/gegar-budaya-culture-shock/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akulturasi</title>
		<link>http://kuliahkomunikasi.com/2008/06/akulturasi/</link>
		<comments>http://kuliahkomunikasi.com/2008/06/akulturasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jun 2008 01:58:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nanath</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunikasi Lintas Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[akulturasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kuliahkomunikasi.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Gerak Kebudayaan / Akulturasi
Kelompok Manusia dengan Kebudayaan A &#62; Kebudayaan B &#62; &#8220;B&#8221; diterima &#8220;A&#8221; belum hilang
model of intercultural (Samovar)

C Terkontambinasi antara percampuran SOLO dan ARAB, sehingga ia berakulturasi.
- Kebudayaan &#8220;B&#8221; : bermanfaat, mudah dipakai, sesuai lingkungan
- akulturasi terjadi pada generasi muda
- proses akulturasi : proses adaptasi, kalo tidak terjadi maka akan mengalami culture shock!
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://kuliahkomunikasi.com/2008/06/akulturasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Komunikasi Lintas Budaya</title>
		<link>http://kuliahkomunikasi.com/2008/06/komunikasi-lintas-budaya/</link>
		<comments>http://kuliahkomunikasi.com/2008/06/komunikasi-lintas-budaya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jun 2008 01:42:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nanath</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunikasi Lintas Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kuliahkomunikasi.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Mengapa kita mempelajari Komunikasi Lintas Budaya?
1. untuk menghindari gegar budaya
2. untuk menghindari kesalahpahaman
3. untuk mengindari pertentangan

Ciri-ciri budaya :
- budaya bukan bawaan tetapi dapat dipelajari
- budaya dapat disampaikan dari orang ke orang, kelompok ke kelompok dan dari generasi ke generasi.
- budaya berdasarkan symbol
- budaya bersifat dinamis, suatu system yang terus berubah sepanjang waktu
- budaya bersifat selektif, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://kuliahkomunikasi.com/2008/06/komunikasi-lintas-budaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ritual “Rebo Kasan”</title>
		<link>http://kuliahkomunikasi.com/2008/06/ritual-%e2%80%9crebo-kasan%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://kuliahkomunikasi.com/2008/06/ritual-%e2%80%9crebo-kasan%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jun 2008 01:30:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nanath</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunikasi Lintas Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Rebo Kasan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kuliahkomunikasi.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Ritual “Rebo Kasan”




Budaya Rebo   Kasan, Prosesi Tolak Bala Masyarakat Bangka




KEPERCAYAAN sosio-cultural masyarakat yang sangat erat dengan kehidupan sehari-hari, sering menghasilkan sebuah bentuk adat budaya. Dari kepercayaan itulah kemudian diterjemahkan dalam bentuk prosesi ritual yang merefleksikan substansi dari kepercayaan tersebut.
Dalam kehidupan masyarakat melayu di Kabupaten Bangka, kepercayaan sosio-culturalnya masyarakat pesisir pantai, mengadopsi akulturasi dari [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://kuliahkomunikasi.com/2008/06/ritual-%e2%80%9crebo-kasan%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Etosentris Akar Rasisme</title>
		<link>http://kuliahkomunikasi.com/2008/06/etosentris-akar-rasisme/</link>
		<comments>http://kuliahkomunikasi.com/2008/06/etosentris-akar-rasisme/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jun 2008 01:28:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nanath</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunikasi Lintas Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[etnosentris]]></category>
		<category><![CDATA[rasisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kuliahkomunikasi.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[MENGAPA ETNOSENTRIS AKAR DARI RASISME ?
 
Etnosentris adalah akar dari rasisme. Karena etnosentrisme membuat kebudayaan diri sebagai patokan dalam mengukur baik buruknya, atau tinggi rendahnya dan benar atau ganjilnya kebudayaan lain dalam proporsi kemiripannya dengan kebudayaan sendiri, adanya. kesetiakawanan yang kuat dan tanpa kritik pada kelompok etnis atau bangsa sendiri disertai dengan prasangka terhadap kelompok [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://kuliahkomunikasi.com/2008/06/etosentris-akar-rasisme/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->